Koreri.com, Ambon – DPD Golkar Provinsi Maluku menggelar rapat pengurus harian partai dalam rangka mengambil beberapa keputusan penting dilingkup organisasi itu.
Rapat tersebut dalam rangka menyikapi isu pergantian atau roling jabatan yang bergejolak beberapa waktu belakangan ini.
Sekaligus, konsolidasi dan kesiapan spirit Partai Golkar menuju kemenangan Pileg, Pilkada dan Pilpres mendatang.
“Dengan isu yang bergejolak sekarang ini terkait pergantian atau roling Jabatan kader partai Golkar di DPRD Provinsi Maluku, maka pada hari ini kita menggelar rapat pengurus harian partai,” demikian keterangan Wakil Ketua Bidang Kepartaian Golkar Provinsi Maluku Boy Latuconsina, usai rapat pengurus harian partai, Jumat (30/7/2021).
Dalam rapat tersebut, lanjutnya, ada beberapa usulan dari teman-teman organisasi yakni terkait dengan alat kelengkapan dewan khususnya Golkar Provinsi Maluku dan 11 Kabuoaten/kota.
“Untuk itu, dalam rapat tadi telah kami putuskan bahwa pergantian atau roling alat kelengkapan dewan akan dilaksanakan dengan menugaskan kembali tim koordinasi fraksi Partai Golkar yang dipimpon Aziz Mahulette,” lanjut Latuconsina.
Tim ini akan bertugas melakukan analisa tinjauan dan pendekatan organisasi terkait dengan efektifitas kerja alat kelengkapan dewan fraksi Partai Golkar yang ada di DPRD Provinsi Maluku.
Ditegaskan Latuconsina, pihaknya tetap akan melaksanakan roling alat kelengkapan dewan.
“Tetapi akan ditinjau lagi lebih teliti oleh tim kordinator Partai Golkar yang nanti dalam waktu dekat ini akan kami bicarakan kembali,” tegasnya.
Latuconsina menambahkan pula, spirit dari Partai Golkar akan dimaksimalkan kembali melalui kinerja fraksi dalam rangka mewujudkan agenda-agenda besar didalam Partai Golkar terkait pemenangan Pileg, Pilkada dan Pilpres 2024 mendatang.
Mengenai adanya penundaan dalam roling alat kelengkapan dewan, diakuinya secara normatif telah diatur bahwa setiap 2,5 tahun akan ada evaluasi atas hal itu.
“Dan sekarang ini Partai Gollar sudah mendekati tahun kedua. Oleh karena itu secara normal Partai Golkar akan melakukan kajian dan penilaian terkait alat kelengkapan dewan yang ada di DPRD Provinsi Maluku,” tandasnya.
Latuconsina menilai wajar terhadap wacana yang dibangun pihak luar.
“Saya pikir biasa saja wacana-wacana yang dibangun di pihak luar dan saya pikir Golkar ini partai besar pemenang kedua Pileg di Provinsi Maluku, dan tentunya semangat Golkar hari ini adalah bagaimana mengawal pemerintahan sehingga bisa menghasilkan sebuah kebijakan yang berkualitas untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.
JFL
























