Koreri.com, Ambon – Operasi SAR pencarian seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak saat mencari ikan di sekitar perairan Pulau Ujir, Kabupaten Kepulauan Aru resmi dihentikan.
Korban atas nama Amrul (30) dilaporkan hilang kontak sejak Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 11.58 WIT.
Lokasi kejadian berada pada LKK : 5°30’20.42″S, 134°20’44.05″E, perairan Pulau Ujir, Kepulauan Aru dengan jarak ± 19.8 NM Heading 22° arah utara dari Pelabuhan Dobo menggunakan Google Earth.
Adapun kronologis kejadian dilaporkan pada 27 Juni 2026 sekitar pukul 11.58 WIT, diterima info dari Ahmad (67) bahwa pada 26 Juni 2026 pukul 13.30 WIT, seorang nelayan atas nama Amrul (30) pergi mencari ikan menggunakan longboat di sekitar perairan Desa Ujir dengan Koordinat 5°30’20.42″S, 134°20’44.05″E, sampai saat ini belum kembali dan hilang kontak.
Selanjutnya, masyarakat dan keluarga sudah melakukan pencarian namun hasil nihil sehingga meminta bantuan SAR.
Pada 28 Juni 2026 pukul 07.20 WIT, Ops SAR H.2 Kecelakaan kapal nelayan hilang kontak saat pergi melaut untuk mencari ikan di sekitar perairan P. Ujir Aru dilanjutkan.
Pukul 07.35 WIT, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 2 SRU menuju lokasi pencarian.
Pukul 11.30 WIT, Tim SAR Gabungan melakukan koordinasi ke desa Ujir, Kepulauan Aru dan mendapat informasi bahwa korban sempat hilang arah karena cuaca kabut dan tidak membawa kompas serta alat komunikasi sehingga semalam sekitar pukul 21.30 WIT korban telah kembali ke Desa Ujir dalam keadaan selamat.
Pukul 12.40 WIT, Tim SAR Gabungan menggunakan RIB USS Kepulauan Aru tiba di Pelabuhan Dobo.
Dengan kembalinya korban dalam keadaan selamat ke Desa Ujir maka Ops SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
Unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke Kesatuannya masing- masing dengan ucapan terima kasih.
Data Korban : Amrul (30 Thn)
Unsur SAR terlibat yaitu Tim Rescue USS Kep Aru sebanyak 4 orang, TNI AL (1) dan masyarakat 8 orang.
Alut dan Palsar terdiri RIB USS Kep Aru : 1 Unit, Longboat : 2 Unit dan Palsar Pendukung lainnya
Kondisi cuaca berawan dengan kecepatan angin : Tenggara, 14 – 24 Knots dan tinggi gelombang rendah : 0,5 – 1,25 M
RLS
























