Koreri.com, Timika – Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengingatkan para pelaku usaha agar memperhatikan fungsi drainase saat membuat maupun memperbaiki akses masuk ke tempat usaha.
Hal ini disampaikan Merlyn setelah pihaknya menindaklanjuti laporan warga terkait sejumlah akses masuk tempat usaha yang menutup saluran drainase tanpa menyediakan bukaan yang memadai untuk pembersihan.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat menghambat aliran air dan menyulitkan petugas membersihkan sampah yang menumpuk di dalam saluran. Saat hujan, air dan sampah berpotensi meluber ke badan jalan hingga ke rumah warga yang berada di lokasi lebih rendah.
“Kami telah meminta para pelaku usaha di lokasi tersebut menyediakan penutup yang bisa dibuka untuk pembersihan saluran, paling lambat Rabu, 30 September 2026,” kata Merlyn.
Ia menjelaskan, seluruh akses masuk tempat usaha tidak harus dibongkar. Namun, konstruksi yang ada harus memungkinkan petugas menjangkau bagian bawah akses untuk melakukan pembersihan drainase secara berkala.
Merlyn juga mengimbau seluruh pelaku usaha di wilayah Distrik Mimika Baru agar sejak awal memperhatikan kepentingan umum ketika membangun atau memperbaiki akses menuju tempat usaha.
“Pastikan air tetap mengalir dan saluran tetap bisa dibersihkan. Warga, pelaku usaha, dan pemerintah sama-sama merasakan akibatnya jika drainase tersumbat,” ujarnya.
Ia berharap kesadaran bersama dapat mencegah terjadinya genangan maupun luapan air, terutama saat curah hujan meningkat di wilayah Mimika.
NUEL












