Insiden Truk Tronton Gagal Menanjak di Jayapura, Mobil Hingga Lapak Pinang jadi Korban

Truk mundur di JR

Koreri.com, Jayapura – Sebuah truk tronton dengan nomor polisi PA 8938 AH mengalami insiden mundur ketika melintas ditanjakan Variasi Surabaya Motor Entrop, Distrik Jayapura Selatan akibat mengalami gangguan teknis, Jumat (27/10/2023) pagi.

Truk tersebut kehilangan kendali karena mengalami kondisi rem yang tidak berfungsi hingga akhirnya keluar ke jalur kanan jalan.

Akibat dari mundurnya tronton yang dikemudikan Irpan (38), dua kendaraan roda empat, satu tiang listrik dan tiga lapak jualan pinang jadi sasaran ketika truk berjalan mundur tepatnya di lokasi kejadian.

Kapolsek Jayapura Selatan AKP Frets Lamahan, S.H saat dikonfirmasi via telepon selulernya membenarkan peristiwa tersebut.

Dikatakan truk tronton saat itu sedang memuat beras, datang dari arah Jayapura menuju Abepura. Namun ketika mendaki di tanjakan atau TKP, truk mengalami kegagalan pengereman.

“Saat alami gagal rem, truk kemudian hilang kendali dan mundur hingga ke jalur kanan kemudian menghantam dua mobil yakni Toyota Innova Reborn dan satu unit mobil sedan, satu tiang listrik dan tiga pondok atau lapak jual pinang milik masyarakat setempat. Untungnya dalam peristiwa itu tidak timbulkan korban jiwa,” bebernya.

Lebih lanjut kata Kapolsek, hingga dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, pengemudi dan rekan-rekannya sementara mengalihkan muatannya untuk dibawa ke tujuan seharusnya.

“Kejadian ini kini dalam penanganan Unit Lalulintas Polsek Jayapura Selatan, dimana nantinya para korban akan dipertemukan dengan pengemudi truk pastinya untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” tegas Kapolsek.

Sementara Kanit Lantas Polsek Jayapura Selatan Ipda Syafruddin menuturkan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah Kepolisian di TKP dan untuk informasi awal, pengemudi siap untuk bertanggung jawab mengganti kerugian yang ditimbulkan.

“Nantinya akan kami pertemukan pengemudi dan para korban. Pengemudi siap untuk bertanggung jawab mengganti kerugian yang ditimbulkan. Yang jelas peristiwa tersebut terjadi akibat dari kelalaian pengemudi truk yang kurang hati-hati atau lalai karena tidak memerhatikan kondisi kendaraan sebelum digunakan,” pungkas Ipda Syafruddin.

SBH