Koreri.com, Timika – Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, meninjau sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Mimika, Rabu (14/10/2026), termasuk lokasi rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kunjungan kerja bersama Wakil Ketua III DPR Papua Tengah, Bekies Sony Kogoya, tersebut bertujuan mengidentifikasi potensi pengembangan ekonomi daerah sekaligus mendorong peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat.
Rombongan turut didampingi Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan Yayasan Pengembangan Talenta Papua.
Agenda diawali dengan peninjauan Kawasan Industri Selatan yang berpotensi dikembangkan untuk mendukung hilirisasi dan pengolahan hasil pertambangan.
Dalam kesempatan itu, Deinas menekankan pentingnya pengembangan industri hilir untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Rombongan kemudian meninjau UPTD Pelabuhan Perikanan Poumako guna melihat kondisi infrastruktur, fasilitas pendukung, serta potensi pengembangan sektor perikanan di Mimika.
Deinas berharap dukungan terhadap fasilitas pelabuhan terus ditingkatkan agar distribusi hasil perikanan ke berbagai wilayah dapat berjalan lebih lancar.
Selanjutnya, rombongan mengunjungi Asrama Mapurjaya dan Asrama SMP YPPK Emanuel Mapurjaya.
Di lokasi tersebut, Deinas berinteraksi dengan para siswa dan memberikan motivasi agar mereka terus belajar, menjaga kedisiplinan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus pembangunan Papua Tengah.
BLK disiapkan untuk tingkatkan keterampilan masyarakat
Salah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah meninjau lokasi rencana pembangunan BLK Koperasi UMKM di Mimika.
Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat pelatihan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi Orang Asli Papua (OAP) dari suku Amungme dan Kamoro, serta masyarakat dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah.

Perwakilan Yayasan Pengembangan Talenta Papua dalam pemaparannya menyampaikan bahwa masih terdapat lulusan perguruan tinggi maupun anak putus sekolah yang menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja.
Karena itu, pembangunan BLK diharapkan dapat menghadirkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan lokal yang mandiri dan berdaya saing.
Menanggapi hal tersebut, Deinas menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, lembaga pelatihan, dan pelaku usaha untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia Papua Tengah.
Pelatihan yang direncanakan dapat mencakup berbagai bidang produktif, mulai dari pembuatan furnitur seperti meja dan kursi, kerajinan rotan, hingga keterampilan teknis berupa perbaikan kendaraan.
Ia berharap rencana pembangunan BLK Koperasi UMKM segera ditindaklanjuti melalui tahapan persiapan hingga peletakan batu pertama dan pembangunan fasilitas secara bertahap sesuai perencanaan.
Keberadaan BLK tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja, membuka peluang usaha,
serta mengurangi ketergantungan pada kesempatan kerja di sektor pemerintahan.
Sementara itu, agenda dialog Wakil Gubernur bersama masyarakat di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika tidak dapat dilaksanakan karena kondisi kesehatan Deinas tidak memungkinkan untuk melanjutkan rangkaian kegiatan.
Melalui perwakilannya, Deinas menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Mimika karena belum dapat bertemu dan berdialog secara langsung sesuai agenda yang direncanakan.
Kunjungan kerja ini diharapkan memperkuat sinergi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mengoptimalkan potensi ekonomi daerah, mengembangkan keterampilan masyarakat, serta mendorong pembangunan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
HMS












