Koreri.com, Sorong – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) resmi meluncurkan Portal Satu Data Cenderawasih (Central Data Terpadu dan Informasi Handal) di Hotel Rylich Panorama, Kota Sorong, Kamis (22/10/2026).
Portal ini dihadirkan sebagai rujukan data pembangunan daerah sekaligus sarana keterbukaan informasi publik.
Wakil Gubernur Ahmad Nausrau, mengatakan peluncuran portal tersebut menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan data pemerintahan dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Dikatakan integrasi data penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah, terutama di tengah keterbatasan sumber daya sebagai provinsi baru.
“Di era teknologi digital dan informasi, layanan pemerintah harus cepat, tepat, dan berbasis data serta layanan digital. Itulah yang ingin kita capai melalui peluncuran Portal Satu Data Cenderawasih,” tegasnya.

Wagub mencontohkan penyaluran beasiswa bagi mahasiswa asli Papua.
Melalui data yang terintegrasi, Pemerintah dapat memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus mencegah penerima memperoleh bantuan ganda dari Pemprov maupun kabupaten/kota.
Integrasi ini juga mencakup data kependudukan, KTP, kartu keluarga, serta penerima berbagai program bantuan pemerintah untuk mendukung penyusunan program kerja dan pengambilan kebijakan berbasis data.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian PBD Eltje Salomina Doo,menjelaskan bahwa Portal Cenderawasih menyediakan data statistik sektoral, data dari walidata dan RPJMD, serta visualisasi data kewilayahan.
Saat ini, portal tersebut memuat 422 dataset berdasarkan urusan pemerintahan dan organisasi perangkat daerah (OPD). Portal ini juga telah terhubung dengan portal data Kementerian Dalam Negeri, yakni PELITA.
Data prioritas daerah turut ditandai dengan indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) untuk mendukung perencanaan pembangunan yang inklusif.

Eltje menambahkan, pengembangan portal dilakukan melalui pendekatan dialogis dan partisipatif dengan melibatkan seluruh perangkat daerah, Forum Satu Data, serta dukungan program SKALA.
Atas kolaborasi tersebut, Papua Barat Daya menempati peringkat ketiga nasional dalam penilaian kepatuhan implementasi Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri (SDPDN) oleh Kemendagri.
Peluncuran Portal Satu Data Cenderawasih bertujuan memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan, mempublikasikan data statistik sektoral beserta visualisasinya, serta memperluas akses terhadap data yang terintegrasi.
Pemprov PBD berharap portal ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh OPD, organisasi masyarakat sipil, lembaga nonpemerintah, dan masyarakat sebagai rujukan perencanaan pembangunan.
Melalui penguatan kolaborasi dan penyebarluasan informasi, Portal Satu Data Cenderawasih diharapkan mampu mendukung perencanaan yang lebih terarah,
meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
ZAN












