Badan Kesbangpol PBD Minta FKUB Perkuat Toleransi Jelang Tahun Politik

George Japsenang Peci Itam Korericom
Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat Daya, Drs. George Japsenang, M.Si / Foto: KENN

Koreri.com, Aimas– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat Daya meminta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memperkuat peran dalam menjaga toleransi, persatuan, dan kerukunan masyarakat menjelang tahapan politik 2027.

Kepala Badan Kesbangpol Papua Barat Daya, Drs. George Japsenang,M.Si mengatakan para pemimpin umat beragama memiliki peran strategis dalam meredam potensi konflik dan menangkal isu-isu negatif yang dapat memecah belah masyarakat.

Dimana memasuki tahun politik, isu identitas, kedaerahan, dan agama berpotensi dimanfaatkan untuk memicu perpecahan. Karena itu, FKUB diharapkan menjadi mediator yang menyampaikan pesan-pesan damai dan menyejukkan.

“Para pemimpin umat beragama harus menjadi mediator untuk menyampaikan bahasa yang sejuk, menjaga kerukunan, toleransi, serta persatuan dan kesatuan,” kata George Japsenang saat menghadiri kegiatan Fasilitasi FKUB Papua Barat Daya di Hotel Aimas, Kabupaten Sorong, Jumat (30/10/2026)

George menegaskan, pertemuan FKUB merupakan agenda rutin untuk mengevaluasi persoalan kerukunan di daerah sekaligus menyusun langkah pencegahan dini melalui kolaborasi lintas agama dan pemerintah daerah.

Kesbangpol berharap sinergi tersebut terus diperkuat hingga seluruh tahapan politik dan pemilu berakhir, sehingga Papua Barat Daya tetap aman, damai, dan harmonis di tengah keberagaman masyarakat.

“Melalui koordinasi dan kolaborasi, persoalan-persoalan yang berpotensi muncul ke depan dapat diantisipasi sejak dini,” tandasnya.

KENN