Koreri.com, Ambon – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku Rovik A. Afifudin memdesak Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat untuk melakukan operasi bekerjasama dengan pihak keamanan.
Hal itu dimaksudkan agar isu-isu yang berkembang di masyarakat tekait dengan kenaikan maupun kelangkaan minyak tanah (mitan) ini bisa segera teratasi.
“Ini penting mengingat kelangkaan minyak tanah yang merupakan salah satu kebutuhan masyarakat sehari-hari sangat terasa,” ungkapnya.
Diakui Rovik, saat ini mulai terjadi kelangkaan mitan sehingga kondisi ini harus menjadi perhatian dari Disperindag Kota Ambon.
“Disperindag yang lebih tahu jatah atau kuota BBM jenis mitan untuk masyarakat Kota Ambon. Sebab, stok yang tersedia itu tergantung pada permintaan dari Pemerintah Kota,” bebernya kepada wartawan, Senin (8/8/2022).
Sampai sekarang, Rovik mengaku, dirinya tidak mengetahui apa penyebab sehingga mitan di Kota Ambon mulai langka.
“Apakah kelangkaan itu terjadi karena pasokannya yang kurang ataukah ada indikasi penimbunan? Pertaminakan hanya operator pelaksana, sementara soal jumlah kuota yang didistribusi tergantung seberapa banyak permintaan dari Pemkot Ambon,” bebernya.
Olehnya itu, pihak Pertamina harus mengklarifikasi soal kejadian kenaikan maupun kelangkaan mitan yang terjadi saat ini di Kota Ambon.
“Saya berharap kepada pihak Pemkot dalam hal ini Dinas terkait dan Pertamina harus mengambil kebijakan yang tepat sesuai fakta lapangan. Untuk kenaikan maupun kelangkaan minyak tanah agar bisa kembali normal dan bisa didapatkan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.
JFL
























