Fokus  

90 M Pertahun Dibutuhkan Untuk Pemeliharaan Venue PON

Sekda Pap Dance Flassy Biaya Venue PON
Sekda Papua Dance Flassy saat menandatanganani berita acara penyerahan 4 venue PON

Koreri.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membutuhkan anggaran hingga 90 Miliar rupiah pertahun untuk melakukan pemeliharan venue PON XX.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekda Papua, Dance Yulian Flassy, usai serahterima aset PON di Jayapura, Kamis (10/6/2021).

“Ya, 90 Miliar rupiah itu untuk 15 venue yang jadi aset milik Pemerintah Provinsi Papua. Itu yang menjadi perkiraan sementara. Tapi akan angkanya sudah dibuat Disorda Papua dan sudah ada di tim anggaran,” terangnya.

Menurut Sekda, ada pihak ketiga dan akan dibentuk UPTD sendiri untuk mengurus venue-venue PON ini.

“Kita akan konsulatasikan dengan Kementerian Dalam Negeri terkait UPTD dan harus terlepas karena ini tanggung jawab besar,” jelasnya.

Sekda mencontohkan, Istora Senayan dan Kemayoran itu dikelolah oleh pihak ketiga.

“Jadi nanti kita perhitungkan profit dan pendapatan juga sehingga bisa menjadi pertimbangan untuk menambah anggaran kita untuk membiayai pemeliharaan venue,” sambungnya.

Sekda memastikan, Pemprov Papua akan berkomunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri, KONI Pusat juga KONI daerah agar kedepan dilaksanakan event-event nasional, event daerah, regional juga Pasific di Papua.

“Kita membangun persaudaraan dalam olahraga. Itu penting karena persaudaraan bisa diciptakan berbagai macam cara tapi lebih erat dengan olahraga, mudah – mudahan ini bisa terjadi,” pungkasnya.

OZIE