Fokus  

PB PON – BPJS Ketenagakerjaan Resmi Teken Kerjasama

PB PON BPJS TK Teken MoU
Sekum PB PON XX Papua, Drs. Eli Loupatty, MM bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua, I Ketut Arja Leksana saat menunjukkan kerjasama perlindungan kepada atlet, official dan pelatih di Hotel Horison Kotaraja, Jumat (2/7/2021)

Koreri.com, Jayapura – Upaya PB PON Papua untuk mensukseskan penyelenggaraan iven bergengsi tingkat nasional Pekan Olahraga Nasional XX pada Oktober 2021 mendatang terus dilakukan.

Kali ini, dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan dengan memberikan jaminan keselamatan kepada kurang lebih 10 ribu atlet, ofisial dan pelatih yang akan bertanding pada event akbar tersebut.

Sekretaris Umum (Sekum) PB PON XX Papua, Drs. Eli Loupatty, MM mengatakan, jaminan keselamatan dari BPJS Ketenagakerjaan itu diberikan kepada seluruh atlet, ofisial dan pelatih karena mereka ini inti di dalam pertandingan PON.

Menurutnya, hal ini adalah salah satu hal yang sangat ditunggu-tunggu semua lebih khusus atlet, official dan pelatih.

“Ini sangat penting dilakukan supaya ada jaminan kepada mereka selama dua bulan mengikuti PON. Jadi sejak mereka tiba di Papua sudah dijamin dan ini sangat luar biasa,” ungkapnya usai menandatangani perjanjian kerjasama di Hotel Horison Kotaraja, Jumat (2/7/2021).

Meskipun demikian, Loupatty tetap berharap tak terjadi hal-hal yang tidak diiinginkan bersama.

“Bagian ini juga perlu kita jaga. Ini juga tetap merupakan bagian tanggungjawab PB PON sehingga kepada seluruh atlet, official dan pelatih supaya tidak perlu ragu karena kami sebagai tuan rumah siap melayani dengan sungguh-sungguh,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Papua, I Ketut Arja Leksana mengakui, pihaknya siap memberikan jaminan kepada atlet, official dan pelatih dengan dua program yakni jaminan kecelakaan kerja dan kematian.

Dijelaskan, perlindungan yang diberikan kepada atlet, official dan pelatih sudah mulai dilakukan sejak mereka berangkat menuju Papua termasuk saat latihan maupun bertanding.

“Jadi perlindungan ini akan diberlakukan sejak bulan September dan Oktober. Jadi bulan Agustus kalau memang data sudah diberikan kepada kami untuk diverifikasi sehingga bulan September dan Oktober sudah terdaftar,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa kerjasama dengan PB PON XX Papua sangat luar biasa karena bisa mencakup seluruh atlet, official dan pelatih seluruh nusantara.

RM