Anggota Komisi V DPRP, Deky Nawipa dengan tegas mempertanyakan pernyataan Juru Bicara Gubernur Rifai Darus yang mengatakan di media bahwa alasan pergantian Aloysius karena lebih mementingkan proyek fisik daripada pelayanan.
“Ini pernyataan orang yang tak paham kesehatan. Di rumah sakit manapun, pelayanan yang bagus harus didukung dengan fasilitas gedung, ruangan dan alat kesehatan yang bagus. Air bersih dan listrik disediakan, lingkungan yang kumuh ditata. Ini saya sangat tidak terima pernyataan itu. Kalau beliau diganti karena alasan lain seperti politik, silahkan. Tapi kalau alasan pergantian karena itu, sungguh sangat tidak beralasan. Rumah sakit ini sedang diubah bagus menjadi rumah sakit terbaik di kawasan Pasifik. Saya mau katakan, hari ini Gubernur Lukas Enembe nama naik dan pimpin dua periode, tapi justru ditopang oleh SKPD seperti Aloysius ini,” tegas Nawipa.
Sementara itu, anggota Komisi V DPRP lainnya, Hengky Bayage mengatakan pihaknya sebagai legislator yang membidangi kesehatan mendengar langsung dari masyarakat bahwa sosok pejabat yang bekerja bagus di sektor kesehatan di Papua adalah Aloysius Giyai. Masyarakat juga menilai bahwa telah terjadi perubahan yang sangat pesat di RSUD Jayapura yang dipimpinnya selama setahun tujuh bulan.
“Berarti ini pasti persoalan kepentingan proyek, ada yang dorong Pak Gubernur supaya beliau diganti. Tapi kami mitra pemerintah sangat tidak setuju. Kami minta supaya Aloysius kembali diaktifkan sebagai Direktur RSUD Jayapura supaya berakhir bersama-sama jabatan gubernur. Yang lain kami kami tidak bisa harapkan,” tegasnya.
OZIE
























