DPRD Biak Terima Aspirasi Pendukung DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara

Pendukung DOB Prov Kep Papua Utara

Koreri.com, Biak – Sejumlah pemuda dan warga Biak Numfor melakukan aksi damai yang mengatasnamakan pendukung Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Kepulauan Papua Utara mendatangi gedung DPRD Biak, Selasa (5/4/2022).

Ketua Dewan setempat Milka Rumaropen didampingi wakil ketua Anetha Kbarek dan sejumlah anggota menerima aksi damai ini dengan dibacakannya aspirasi.

Robert K. Wanma, ST Sekretaris Pendukung DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara membacakan aspirasi yakni meminta Ir. Joko Widodo Presiden Republik Indonesia untuk dapat menyetujui dan mengesahkan Provinsi Kepulauan Papua Utara menjadi DOB dalam bingkai NKRI.

“Ibu Kota nantinya di Kabupaten Biak Numfor,” tegasnya.

Dalam penyampaiannya, Robert menegaskan pemuda/i Saireri komitmen mendukung sepenuhnya DOB melalui sikap yang tegas dalam menyampaikan pernyataan.

Daerah yang masuk wilayah adat Saireri diantaranya Kabupaten Biak Numfor, Kepulauan Yapen, Waropen, dan Supiori.

“Daerah-daerah ini Ingin membangun infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya demi meningkatkan kesejahteraan yang lebih baik ke depannya,” tandasnya.

Disampaikan pula, komitmen penuh mendukung Tim Asosiasi Bupati Saireri, dalam rangka mendorong dan mensukseskan DOB Provinsi Kepulauan Papua Utara.

Robert tak lupa mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Ir. Joko Widodo, DPR RI, DR. Moeldoko, Billy Mambrasar, Felix Wanggai, dan Anggota Komisi II DPR RI, Yan Permenas Mandenas yang telah mendukung perjuangan Provinsi Kepulauan Papua Utara menjadi Daerah Otonomi Baru.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Biak Numfor Alfius Adadikam SE, menyampaikan dinamika politik sekarang ini di Papua.

“Banyak saudara-saudara kita, mahasiswa yang menolak DOB,” bebernya.

Namun demikian, di sisi lain kebijakan ini mempunyai maksud dan tujuan mempercepat kemajuan daerah dan mensejahterakan rakyat.

“Sehingga apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah daerah di kawasan teluk ini, masyarakat dan komponen-komponen pemerintahan serta DPRD harus mendukung dan menyatakan sikap. Maka ini akan menjadi pertimbangan bagi Pemerintah pusat,” ungkap Alfius.

Turut hadir, Yeheskiel Randongkir (Ketua Komis II ), Mulyana A Rifai (Ketua Komisi III), Penehas Wader. SH, Dina Naap, Johanis O Amboky. SE, Derek Kafiar, Korneles Sesa. S.Sos. MM, Daniel Rumanasem, serta sejumlah warga yang melakukan aksi damai.

HDK