Koreri.com, Manokwari– Penjabat Gubernur Papua Barat Drs Paulus Waterpauw,M.Si menilai bahwa penyelenggaraan event nasional tidak perlu anggaran yang besar.
Menurut Waterpauw, penyelenggaraan event Women 20 dan Youth 20 (W20-Y20) yang menghadirkan empat delegasi Dubes dan 75 orang tamu Nasional dengan anggaran Rp 10 milyar dinilai memboroskan keuangan daerah.
Estimasi anggaran Rp 10 milyar ini disampaikan ketua panitia lokal dalam rapat belum dikoreksi dan rasionalisasi karena itu perlu dilakukan penghematan.
“Kita akan menghitung kembali, namun sebenarnya anggaran kegiatan tersebut sudah include dengan pekerjaan dinas,” ungkapnya.
Penjabat Gubernur tegaskan kepada pimpinan OPD untuk manfaatkan anggaran dalam DPA tepat sasaran.
“Inikan merupakan bagian daripada agenda, jadi ikutkan disitu,” kata Paulus Waterpauw saat ditemui wartawan di Manokwari, Rabu (25/5/2022)
Jenderal Polisi bintang tiga ini menambahkan bahwa jangan berpikir kegiatan iven nasional jadi berdiri sendiri. Hal ini yang menyebabkan daya serap anggaran Pemerintah Papua Barat lemah, padahal uangnya ada.
“Ada dananya pakai untuk kegiatan itu. Jangan minta lagi untuk gubernur tambahkan lagi, mau ambil dari mana, mau garuk kepala,” pungkasnya.
KENN





























