Polisi Kantongi Identitas Tiga Pelaku Kerusuhan Dogiyai

Kombes Pol. Faizal Rahmadani / Foto: EHO

Koreri.com, Jayapura – Tim penyidik reskrimum Polda Papua yang memback-up Polres Dogiyai telah mengantongi tiga nama pelaku kerusuhan di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (12/11/2022) lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Pol. Faizal Rahmadani, mengatakan sekitar 30 orang lebih yang diperiksa sebagai saksi terkait kasus dogiyai.

“Jadi, dari keterangan para saksi ini kita sudah identifikasi tiga orang yang diduga pelaku terlibat kasus rusuh dogiyai. Tiga orang dikenal para saksi,” kata Kombes Pol. Faizal Rahmadani saat dikonfrimasi di ruangannya, Selasa (22/11/2022).

Menurut keterangan saksi, kata Dirkrimum, diperkirakan kurang lebih 100-an massa dari kampung Ikebo dan Ekemanida melakukan aksi pembakaran yang terjadi di Kabupaten Dogiyai.

“Para pelaku kita identifikasi dari 2 kampung yang cukup banyak tapi belum identifikasi pasti berapa banyak pelaku namun diperkirakan seratusan massa pada saat kerusuhan,” jelasnya.

Saat ini situasi di Kabupaten Dogiyai sudah kembali normal. “Jalur distribusi baik logistik, BBM dan kegiatan perekonomian masyarakat seperti biasa,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, aparat gabungan berhasil menangap Ketua KNPB Wilayah Kabupaten Dogiyai berinisial SG karena diduga menjadi otak dalam kerusuhan yang terjadi pada tanggal 12 November 2022 di Kabupaten Dogiyai.

SG diamankan petugas saat sedang mengisi bensin di SPBU Moanemani, Selasa (22/11) sekitar pukul 10.25 Wit.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa sore membenarkan penangkapan itu.

“Benar tadi pagi kami mengamankan ketua KNPB Wilayah Dogiyai an. SG untuk dimintai keterangan terkait kasus Laka Lantas berujung kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (12/11) lalu,” kata Kombes Kamal.

Dijelaskan, penangkapan itu dilakukan setelah mendapat laporan dari warga bahwa SG sedang berada di POM bensin, kemudian anggota melakukan penangkapan.

“Setelah mendapat laporan, anggota dipimpin Wakapolres Dogiyai dan tim Satgas Damai Cartenz bergerak ke TKP dan berhasil mengamankan SG kemudian dibawa ke Mapolres Dogiyai,” ujarnya.

Untuk menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Dogiyai tetap kondusif,  SG kemudian dibawa ke Kabupaten Nabire untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu pihaknya akan laksanakan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat kekerasan di Dogiyai, dan ia meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap jaga Dogiyai tetap kondusif.

“Saat ini SG sudah dibawa ke Nabire untuk dimintai keterangan lebih lanjut, dengan di kawal oleh aparat gabungan Polres Dogiyai dan Satgas Damai Cartenz,” pungkasnya.

EHO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *