Koreri.com, Manokwari – Ekonomi Papua Barat pada triwulan III tahun 2023 menunjukkan adanya pertumbuhan hingga 3,73 persen.
Capaian ini menunjukkan adanya perbaikan kinerja ekonomi dibandingkan kondisi triwulan III tahun 2022.
Demikian disampaikan Kepala BPS Provinsi Papua Barat Ir. Merry, M.P dalam rilisnya yang diterima Koreri.com, Senin (6/11/2023).
Dijelaskan, secara q-to-q pertumbuhan ekonomi Papua Barat pada Triwulan III-2023 tumbuh 1,34 persen. Sedangkan secara y-on-y, pertumbuhan ekonomi pada triwulan yang sama tumbuh 3,73 persen.
“Sebagian besar lapangan usaha tumbuh, kecuali sektor Konstruksi dan pertanian,” ungkapnya.
Lanjut Merry, lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Keuangan dan Asuransi, diikuti oleh industri pengolahan dan jasa perusahaan.
Sementara, sebagian Leading Sector, yaitu Industri pengolahan, pertambangan dan penggalian serta Administrasi Pemerintahan melanjutkan tren positif.
Merry merincikan, Industri Pengolahan tumbuh signifikan jika dibandingkan dengan triwulan III-2022. Dimana Industri Pengolahan tumbuh sebesar 10,60 persen didorong oleh kenaikan produksi gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) Kilang Tangguh pada triwulan III 2023.
Kemudian, Pertambangan dan Penggalian tumbuh jika dibandingkan dengan triwulan III-2022.
“Pertambangan dan Penggalian tumbuh sebesar 3,68 persen sejalan kenaikan produksi pertambangan minyak dan gas bumi selama Triwulan III 2023 dibandingkan triwulan III-2022,” sambungnya.
Sebaliknya, konstruksi mengalami kontraksi dibanding Triwulan III2022.
“Konstruksi Papua Barat di triwulan III 2023 mengalami kontraksi seiring selesainya konstruksi Train 3 LNG Tangguh dan di Papua Barat,” akuinya.
Triwulan III – 2023, Ekspor Barang dan Jasa Tumbuh 17,81% (y-on-y)
Dikatakan Merry, meningkatnya permintaan domestik dan luar negeri mendorong tingginya Ekspor Barang dan Jasa dan menghasilkan sumber pertumbuhan sebesar 17,81 persen (y-on-y) yang mendongkrak kinerja perekonomian di triwulan III – 2023.
Selain Ekspor Barang dan Jasa, komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah juga menopang perekonomian triwulan III – 2023 dengan sumber pertumbuhan sebesar 3,24 persen.
Kinerja lapangan usaha Industri Pengolahan memberi andil terbesar pada pertumbuhan ekonomi Papua Barat di triwulan III – 2023 dengan sumber pertumbuhan sebesar 3,19 persen.
“Hal ini juga didukung dengan membaiknya aktivitas produksi di lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian yang memberi sumber pertumbuhan sebesar 0,72 persen,” pungkasnya.
KENN














