Pekan QRIS Nasional 2026, BI Maluku-PKK Ambon Perkuat Kolaborasi Tekan Stunting

IMG 20260813 WA00352

Koreri.com, Ambon – Upaya mempercepat penurunan angka stunting di Kota Ambon terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

Kali ini Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Maluku bersama Tim Penggerak PKK Kota Ambon menggelar kegiatan kepedulian sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan bagi sejumlah balita di wilayah itu.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Ambon, Kamis (13/8/2026), dalam rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026 dengan tema “Pakai QRIS Untuk Indonesia Maju.”

Ketua TP-PKK/Mama Parenting Kota Ambon, Lisa Wattimena, bersama sejumlah pengurus turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Lisa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku beserta jajaran atas kepedulian, dukungan dan bantuan yang diberikan bagi anak-anak stunting di Kota Ambon.

Menurut Lisa, persoalan stunting bukan sekadar berkaitan dengan tinggi badan anak, tetapi merupakan persoalan serius yang dapat memengaruhi masa depan generasi penerus apabila tidak dicegah dan ditangani sejak dini.

“Masalah stunting tidak hanya soal tinggi badan anak semata, melainkan persoalan serius menyangkut masa depan anak jika tidak dicegah dan ditangani secara dini.”

Lisa menjelaskan, stunting dapat berdampak terhadap perkembangan otak, kecerdasan hingga kekebalan tubuh anak. Karena itu, penanganan stunting membutuhkan gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia perbankan seperti Bank Indonesia.

Kolaborasi BI dan TP-PKK Kota Ambon, lanjutnya, merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan serta masa depan generasi penerus Kota Ambon.

Lisa juga berpesan kepada para orang tua agar terus memperhatikan asupan makanan anak, menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta rutin membawa anak ke Posyandu untuk memantau tumbuh kembang.

Orang tua juga diminta segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila menemukan adanya masalah dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Bantuan nutrisi yang diberikan hari ini harus diberikan kepada anaknya agar asupan gizi anak setiap harinya dapat terpenuhi.”

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat penting untuk mengetahui kondisi pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dini. Dengan pemeriksaan dan pemantauan secara berkala, intervensi yang tepat dapat diberikan sesuai kebutuhan anak.

Bantuan yang diberikan dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya dipandang sebagai bantuan sesaat, tetapi menjadi bentuk kepedulian dan dukungan bersama agar keluarga mampu memenuhi kebutuhan gizi anak serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka.

Lisa berharap kolaborasi antara BI dan Pemerintah Kota Ambon melalui TP-PKK Kota Ambon dapat terus berlanjut dan semakin kuat, sehingga memberikan dampak nyata terhadap upaya penurunan angka stunting di Kota Ambon.

“Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, saya optimis kita dapat mempercepat penurunan angka stunting di Kota Ambon dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan berdaya saing di masa depan.”

Kegiatan dalam rangka Pekan QRIS Nasional 2026 tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat “Ambon Par Samua” dalam membangun generasi Kota Ambon yang sehat, cerdas dan berkualitas.

JFL