Koreri.com, Dobo — Sebanyak 41 penumpang speed boat yang mengalami mati mesin di perairan Fatudjuring, Kabupaten Kepulauan Aru, berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh Tim SAR Gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku, Muhamad Arafah, menyatakan insiden tersebut terjadi pada Jumat (9/10/2026), saat speed boat dalam perjalanan dari Dobo menuju Kampung Ngaiguli.
Informasi diterima petugas SAR pada pukul 19.15 WIT dari Marku Timjuir Matakur, keluarga korban.
Kapal dilaporkan mengalami mati mesin sekitar pukul 11.00 WIT di perairan Fatudjuring.
Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Kepulauan Aru bersama personel Polair Kepulauan Aru kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Pada pukul 21.50 WIT, tim berhasil menemukan kapal beserta seluruh penumpang. Sebanyak 27 orang dievakuasi menuju Pelabuhan Dobo, sementara 14 orang lainnya menunggu proses penarikan kapal (towing).
Pada Sabtu (10/10/2026) pukul 00.08 WIT, sebanyak 27 penumpang tiba dengan selamat di Pelabuhan Dobo dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan seluruh 41 penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
Operasi tersebut melibatkan tujuh personel Tim Rescue USS Kepulauan Aru dan satu personel Polair Kepulauan Aru. Proses evakuasi menghadapi kendala cuaca berkabut, dengan kondisi cuaca berawan tebal, angin tenggara 5–13 knot, serta tinggi gelombang 0,5–1,25 meter.
Keberhasilan operasi ini memastikan seluruh penumpang, termasuk anak-anak dan orang dewasa, selamat tanpa laporan korban meninggal dunia maupun hilang.
RLS












