Dinkes Kota Sorong Apresiasi Dukungan Srikandi Movement PLN Cegah Stunting

Dinkes Kota Sorong Apresiasi Srikandi Movement PLN Cegah Stunting
Kepala Dinkes Kota Sorong Jemima Elisabeth Windesi menyerahkan makanan bergizi kepada ibu dan anak-anak di acara Srikandi Movement PT PLN (Persero), Kamis (22/10/2026) / Foto: KENN

Koreri.com, Sorong – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sorong mengapresiasi pelaksanaan Srikandi Movement oleh Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat yang memberikan bantuan kepada ibu hamil dan balita sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinkes Kota Sorong Jemima Elisabeth Windesi, S.K.M., M.AP mengatakan kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa peran PLN tidak hanya sebatas penyediaan listrik, tetapi juga mencakup kepedulian sosial dan dukungan terhadap kesehatan ibu dan anak.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya Pemerintah tetapi juga pihak swasta,” tegas Jemima Elisabeth kepada wartawan usai menghadiri pembukaan Srikandi Movement PT PLN di Tongkonan, Kota Sorong, Kamis (22/10/2026).

Jemima mengungkapkan, Kota Sorong saat ini memiliki 26.549 balita dan 5.499 ibu hamil.

Dari jumlah balita tersebut, tercatat 422 anak mengalami stunting, 104 anak mengalami gizi buruk, dan 338 lainnya mengalami gizi kurang.

Menurutnya, persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi, terutama bagi ibu hamil dan anak usia dini.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di wilayah kerja Puskesmas Sorong Timur itu, PLN menyalurkan bantuan kepada sekitar 200–230 balita serta ibu hamil.

Ketua TP PKK Kota Sorong ini berharap, Srikandi Movement tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi BUMN maupun perusahaan swasta lainnya untuk berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Harapan kami, kegiatan positif ini terus berlanjut sehingga semakin banyak ibu hamil dan balita yang mendapatkan perhatian dan bantuan,” tukasnya.

KENN