Pencanangan Bulan Guru 2026: Disdik Kota Sorong Lestarikan Budaya Lokal

Pemkot Sorong Canang Bulan Guru 2026
Peserta Karnaval Budaya HUT PGRI - HGN ke 81 2026 dan Pencanangan Bulan Guru tahun 2026 di Kantor Wali Kota Sorong, Jumat (6/11/2026) / Foto: KENN

Koreri.com, Sorong – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2026 sekaligus Bulan Pencanangan Hari Guru di Kota Sorong, Papua Barat Daya (PBD), Jumat (6/11/2026) diawali dengan karnaval budaya yang melibatkan puluhan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pencanangan Bulan Guru sepanjang November, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap dedikasi para guru dalam mendidik serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Para peserta karnaval yang terdiri dari siswa dan guru menggunakan busana adat dari daerah masing-masing.

Ketua Panitia HUT ke-81 PGRI Kota Sorong Yokbet Malibela, S.Pd.K., Gr., mengatakan rangkaian peringatan tahun ini dikemas melalui sejumlah kegiatan yang menggabungkan semangat pendidikan, kebersamaan, dan pelestarian budaya lokal.

Menurutnya, karnaval budaya menjadi kegiatan pembuka sebelum puncak peringatan yang akan dilaksanakan melalui upacara pada 25 November 2026.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat semakin mengenal bahwa November merupakan bulan istimewa bagi para pejuang tanpa tanda jasa. Guru perlu mendapatkan penghargaan dan apresiasi atas pengabdian mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa,” kata Yokbet Malibella kepada wartawan di sela-sela kegiatan Karnaval Budaya di halaman kantor Wali Kota Sorong.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sorong, panitia berupaya menyelenggarakan kegiatan secara sederhana, tetapi tetap bermakna dan melibatkan berbagai unsur pendidikan.

Pemkot Sorong Canang Bulan Guru 2026 2
Guru dan siswa SMP Negeri 6 Kota Sorong mengikuti Karnaval Budaya dalam rangka peringati HUT PGRI – HGN ke 81 2026 dan Pencanangan Bulan Guru 2026 di Kantor Wali Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (6/11/2026) / Foto: KENN

Setelah karnaval budaya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah perlombaan, diantaranya futsal, catur, dan paduan suara.

Khusus lomba paduan suara, peserta tidak hanya membawakan Mars PGRI, tetapi juga lagu-lagu daerah yang mengangkat kekayaan budaya lokal, khususnya tradisi dan budaya Suku Moi di Kota Sorong.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sekaligus memperkuat identitas lokal di lingkungan pendidikan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mengenal pendidikan, tetapi juga semakin mencintai dan menghargai budaya asli daerah, khususnya budaya suku Moi,” ujarnya.

Kepala SMP Negeri 6 Kota Sorong itu menjelaskan, seluruh jenjang pendidikan dilibatkan dalam rangkaian kegiatan tersebut, mulai dari TK/PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK, baik negeri maupun swasta.

Khusus karnaval budaya, panitia mencatat sebanyak 96 peserta terdaftar.

Namun, hingga kegiatan berlangsung, sebanyak 74 peserta tercatat tetap mengikuti rangkaian karnaval.

Adapun peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN tahun ini mengusung tema nasional “Guru Bergerak Indonesia Maju, Pendidikan Bermutu Indonesia Emas”.

Melalui momentum tersebut, PGRI Kota Sorong berharap penghargaan terhadap profesi guru terus diperkuat, seiring dengan upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pendidikan demi menyiapkan generasi Indonesia yang unggul.

Kegiatan karnaval budaya yang dilepas Plt Sekda Kota Sorong ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi PBD Orpa Susana Kambu, Kepala Disdik Kota Sorong Yuliana Kiriho, Ketua PGRI Kota Sorong Agustinus Kambuaya dan sejumlah pejabat lainnya.

KENN