Sam Latuconsina: Kejurkot Ambon Pintu Atlet Berprestasi Menuju PON 2028

IMG 20261108 170446

Koreri.com, Ambon – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku, Sam Latuconsina, menyebut Kejuaraan Olahraga Kota (Kejurkot) Ambon 2026 sebagai momentum penting untuk mempersiapkan atlet-atlet potensial dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Popmal) Maluku pada April 2027.

Sam mengatakan, Kota Ambon selama ini menjadi salah satu lumbung atlet di Provinsi Maluku.

Oleh karena itu, pelaksanaan Kejurkot diharapkan mampu menjaring atlet berkualitas yang nantinya dapat memperkuat kontingen Maluku pada ajang olahraga tingkat provinsi hingga nasional.

“Momentum hari ini tentu menjadi dorongan besar bagi KONI Provinsi Maluku, karena atlet-atlet yang akan memperkuat Maluku nantinya berasal dari kabupaten/kota. Saya yakin dan percaya, jumlah terbanyak akan berasal dari Kota Ambon,” kata Sam dalam sambutannya pada pembukaan Kejurkot Ambon 2026.

Ia mengungkapkan, sekitar 14 hingga 15 cabang olahraga dipersiapkan untuk mengikuti Popmal. Salah satu cabang olahraga yang turut dipertandingkan dalam Kejurkot kali ini adalah futsal.

Kepada seluruh peserta, Sam berpesan agar menjadikan kejuaraan tersebut sebagai ajang mengukur kemampuan sekaligus memperlihatkan kualitas dan semangat sportivitas.

“Bagi teman-teman yang mengikuti pertandingan, khususnya peserta futsal, jaga sportivitas dan berjuanglah dengan baik. Atlet yang berprestasi di sini diharapkan dapat melanjutkan perjuangan pada Popmal hingga berkesempatan tampil di PON,” pesannya.

Sam yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Ambon menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kejurkot tersebut. Ia berharap kegiatan ini berlangsung secara sportif, meriah, dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan olahraga di daerah.

“Saya mendukung seribu persen terselenggaranya kegiatan ini. Saya berharap kejuaraan ini bisa berlangsung dengan baik, sportif, gembira, dan ramai. Mari kita semarakkan Kota Ambon dengan olahraga sehingga memberikan sumbangan bagi kemajuan olahraga di Kota Ambon dan Provinsi Maluku,” ujarnya.

Selain itu, Sam memberikan apresiasi kepada Wali Kota Ambon yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kota Ambon. Menurutnya, kecintaan dan kepedulian seorang pemimpin terhadap olahraga merupakan faktor penting dalam mendorong kemajuan prestasi atlet.

“Orang yang mau mengurus olahraga itu hanya orang-orang yang punya kepedulian dan mau berkorban, baik waktu, uang, maupun berbagai hal lainnya. Dengan begitu, olahraga bisa maju,” jelasnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pembinaan olahraga membutuhkan komitmen bersama, termasuk dukungan dari pengurus KONI, pengurus cabang olahraga, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang memiliki perhatian terhadap perkembangan olahraga.

Sam berharap Kejurkot Ambon 2026 mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang tidak hanya berprestasi di tingkat kota, tetapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional.

“Semoga kejuaraan ini bisa menghasilkan atlet-atlet berprestasi, bukan saja di Kota Ambon, tetapi juga di tingkat provinsi. Insyaallah, kita bertemu di PON 2028 yang akan berlangsung di NTT, NTB, dan Jakarta,” tutupnya.

Pada akhir sambutannya, Sam turut menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Kejurkot Ambon 2026 serta memberikan apresiasi kepada Ketua Satgas, Pak Josi, dan seluruh jajaran panitia yang telah bekerja menyukseskan kegiatan tersebut.

JFL