Fokus  

CdM Meeting II Diharapkan Tuntaskan Kewenangan Klaster PON XX

Yunus Wonda Yusup Yambe
Ketua Harian PB PON XX Papua, DR. Yunus Wonda (kiri) dan Ketua Bidang I PB PON XX Papua, Yusuf Yambe Yabdi / Foto: Seo Balubun

Koreri.com, Sentani – Ketua Harian PB PON XX Papua, DR. Yunus Wonda berharap melalui Chef de Mission (CdM) Meeting II ini pihaknya bisa menemukan berbagai titik masalah untuk segera dituntaskan.

Salah satunya, terkait kewenangan penyelenggaraan pada kabupaten/kota yang ditunjuk untuk menggelar sejumlah cabang olahraga pada gelaran event olahraga nasional itu.

“Artinya memang kami dari awal berharap bahwa ada kewenangan yang dikasih ke Kabupaten/Kota selaku klaster penyelenggaraan PON. Kewenangan itu untuk bagaimana bicara soal akomodasi, konsumsi, peralatan hingga SDM,” terangnya, di Jayapura, Rabu (7/4/2021).

Yunus berharap ke empat klaster penyelenggara dan kepala daerah jadi Ketua Sub PB PON yang akan bertanggung jawab atas penyelenggaraan di wilayahnya yang tentunya juga tidak mau malu.

“Jadi, sekarang kembali ke kami PB PON Papua bagaimana kebijakan memberikan kewenangan kepada klaster selaku penyelenggara. Sehingga setelah kami  serahkan kepada klaster, KONI Pusat akan langsung kirim tim untuk turun dampingi klaster,” harapnya.

Dalam waktu beberapa bulan ini, Yunus memastikan semua hal yang berkaitan dengan kewenangan kepada klaster penyelenggara bisa rampung.

Mengingat penyelenggara PON ada di klaster dan bukan di PB PON XX Provinsi.

“Kami provinsi hanya upacara pembukaan dan penutupan PON XX Papua, yang lain semua di klaster, sehingga dalam CdM Meeting sudah kelihatan benang merahnya,” tandasnya.

Yunus juga menyinggung soal adanya permintaan dana ke pemerintah pusat mengingat waktu yang sudah semakin dekat.

“Sehingga kami terus dorong agar segera direalisasikan anggaran sebesar Rp1,6 Triliun yang kami ajukan ke pusat,” cetusnya.

Yunus menambahkan, anggaran Rp1,6 Triliun itu sudah termasuk biaya untuk peralatan, konsumsi dan akomodasi 5000 kamar.

Sementara Ketua Bidang I PB PON XX Papua, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan terkait 5 ribu kamar untuk PON sudah termasuk bagian dari kebutuhan panpel.

“Jadi, akomodasi atlet dan ofisial sudah aman dan tidak ada masalah karena ada juga sekolah dan asrama mahasiswa yang siap direhabilitasi,” ungkapnya.

Bahkan tidak mengurangi kualitas penyelenggaran, Yusuf menambahkan sebaiknya PB PON XX mendapat anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk sukseskan event terakbar di tanah Papua ini.

SEO