Koreri.com, Puncak Jaya – Satgas Satuan Organik Yonif Raider 301/PKS mengajak aparat kewilayahan serta instansi lainnya untuk melaksanakan sosialisasi dampak dari Miras dan pencegahan HIV/AIDS kepada masyarakat di Aula Kampung Muliambut, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Jumat (16/09/2022).
Pasiter Satgas Satuan Organik Yonif Raider 301/PKS, Kapten Inf Ceng Deding memimpin langsung jalannya kegiatan sosialisasi, sementara Dokter Satgas Satuan Organik Yonif Raider 301/PKS Lettu Ckm dr. Oky Fredy AM bertugas sebagai pemberi materi sosialisasi.
Dansatgas Satuan Organik Yonif Raider 301/PKS, Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, mengatakan kegiatan sosialisasi dampak Miras dan pencegahan HIV/AIDS merupakan salah satu kegiatan dari pembinaan teritorial yang wajib dilaksanakan kepada masyarakat.
Terlebih dalam kasus HIV/AIDS yang sedang berkembang di Kabupaten Puncak Jaya dimana saat ini tercatat 793 kasus diantaranya 508 kasus di Kota Mulia dan sisanya tersebar di wilayah lain di Kab. Puncak Jaya.
“Kita telah kehilangan terlalu banyak saudara kita, oleh karena itu Satgas Satuan Organik Yonif Raider 301/PKS mengulurkan tangan ke dalam kegelapan untuk menarik tangan lain ke dalam terang,” kata Dansatgas dalam keterangannya.
Acara sosialisasi dihadiri Kanitreskrim Polsek Mulia Ipda Odda Marian beserta anggota, Koramil 1714-01/Mulia Serka Wiliam Waimese beserta anggota, Tokoh Pemuda kampung Igimbut Dewison Enumbi dan masyarakat Muliambut.
Begitu antusiasnya warga mengikuti sosialisasi yang diberikan oleh Dokter Satgas, ditandai dengan adanya pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat yang sangat ingin mengetahui tentang HIV/AIDS dan bahayanya.
Sementara itu, Dewison Enumbi (27) selaku Tokoh Pemuda di Kampung Muliambut mengucapkan terima kasih kepada Satgas Satuan Organik Yonif Raider 301/PKS yang telah memprakarsai sosialisasi dampak Miras dan pencegahan HIV/AIDS kepada warga.
“Ini sangat bermanfaat untuk menyelamatkan warga kami,” kata Dewison.
PDC-17































