Koreri.com, Ambon – Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Maluku yang juga Anggota DPR RI Alimudin Kolatlena secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Wallet Cup 2026 di Lapangan Volley Wailete, Negeri Hative Besar, Ambon, Minggu (9/8/2026).
Turnamen yang mengusung tema “Sportivitas yang Utama” ini diikuti 52 tim, terdiri dari 37 tim putra dan 15 tim putri.
Peserta tidak hanya berasal dari Kota Ambon, tetapi juga dari sejumlah daerah di Maluku, di antaranya Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur (SBT).
Pelaksanaan Wallet Cup 2026 menjadi bagian dari upaya mendorong geliat olahraga, khususnya bola voli, sekaligus menjadi wadah bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan bakat mereka.
Dalam sambutannya, Alimudin Kolatlena mengapresiasi seluruh atlet, tim dan ofisial yang telah berpartisipasi. Ia menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya kecintaan masyarakat Maluku terhadap olahraga bola voli.
Bahkan, Alimudin menyoroti adanya atlet yang baru saja mengikuti pertandingan di Kota Masohi dan kemudian kembali ke Ambon untuk ambil bagian dalam laga pembuka Wallet Cup 2026.
“Ini bukan sekadar kita mencintai olahraga ini. Kalau bicara cinta, kita telah mencintai olahraga ini sejak kita mengenal dan terlibat dalam bola voli. Tapi ini sebuah kegilaan. Kita telah gila terhadap olahraga ini dan ini luar biasa,” ungkap Alimudin.
Ia menegaskan, kepengurusan PBVSI Maluku periode saat ini berkomitmen untuk terus menggairahkan olahraga bola voli di seluruh Maluku.
Menurut Alimudin, keberadaan berbagai turnamen sangat penting karena memberikan ruang bagi atlet untuk menyalurkan bakat, mengasah kemampuan dan berekspresi melalui olahraga.
“Kami akan berusaha bersama-sama dengan klub, dengan tim, dengan semua stakeholder, untuk menyiapkan panggung buat teman-teman bisa menyalurkan bakat dan berekspresi,” katanya.
Alimudin memastikan PBVSI Maluku akan terus mendorong kesinambungan kompetisi sehingga para atlet tidak berhenti setelah satu turnamen selesai, tetapi dapat kembali bertanding dalam berbagai kejuaraan berikutnya.
Selain pembinaan atlet, Alimudin menekankan pentingnya sportivitas dalam seluruh rangkaian pertandingan Wallet Cup 2026.
Ia meminta seluruh tim dan atlet mematuhi hasil technical meeting yang telah disepakati sebelum kompetisi berlangsung.
Menurutnya, technical meeting harus berpedoman pada aturan baku olahraga bola voli sehingga pelaksanaan pertandingan dapat berjalan adil dan tidak merugikan tim maupun atlet.
“Semua keputusan yang telah diambil atau disepakati bersama dalam technical meeting, itulah yang akan nanti diterapkan sepanjang turnamen ini berlangsung,” tegasnya.
Alimudin juga mengingatkan seluruh peserta bahwa kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari sebuah pertandingan. Karena itu, hasil pertandingan harus diterima dengan lapang dada.
“Junjung tinggi sportivitas. Kalau sportivitas yang kita junjung, insya Allah apapun hasilnya, menang ataupun kalah, akan diterima dengan ikhlas dan lapang dada oleh semua pihak,” pungkasnya.
JFL






















