Jelang MUSDA Demokrat, Julius Rutasouw Serukan Persatuan dan Solidaritas Kader

IMG 20261024 WA0000

Koreri.com, Ambon – Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Demokrat, Julius M. Rutasouw, menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan solidaritas seluruh kader menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Partai Demokrat Provinsi Maluku pada 6–7 November 2026.

MUSDA tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Demokrat Maluku, terutama dalam menentukan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk periode kepengurusan berikutnya.

Julius mengatakan, seluruh kader perlu menjadikan MUSDA sebagai ajang memperkuat persaudaraan, menjaga kekompakan, dan membangun kebersamaan demi keberlangsungan organisasi.

Pesan tersebut disampaikan melalui seruan bertajuk “Ciptakan MUSDA Demokrat Maluku yang Damai untuk Semua” kepada seluruh kader Partai Demokrat di Maluku.

“MUSDA bukan semata-mata forum pemilihan kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat konsolidasi internal dan menyatukan komitmen seluruh kader dalam membesarkan partai,” ujar Julius kepada media ini, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses pemilihan ketua merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi secara dewasa dengan tetap mengedepankan nilai-nilai persaudaraan.

Karena itu, ia mengajak seluruh kader untuk saling menghormati, menjaga kekompakan, serta mengutamakan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Julius berharap seluruh rangkaian MUSDA dapat berlangsung aman, damai, dan kondusif sehingga menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat soliditas Partai Demokrat di Maluku.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan “Bersama Kita Wujudkan Demokrat yang Lebih Baik” yang menjadi bagian dari publikasi menjelang pelaksanaan MUSDA.

Ia juga menegaskan bahwa menjaga persatuan merupakan salah satu modal penting bagi partai untuk terus menjalankan peran politik dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Dengan mengusung semangat “Maluku Maju, Sejahtera Bersama Demokrat”, MUSDA diharapkan tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum mempererat hubungan antarkader dan memperkuat komitmen bersama untuk berkontribusi bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Maluku.

Julius berharap semangat persaudaraan tetap menjadi landasan utama sehingga MUSDA Demokrat Maluku berlangsung damai, demokratis, dan memperkuat persatuan seluruh kader.

JFL