Koreri.com, Sorong – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Barat Daya (PBD) terus mendorong penguatan organisasi dan peningkatan kualitas kader melalui agenda Orientasi Politik (Orpol) bagi enam Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Papua Barat Daya.
Sekretaris DPW PKB PBD, Albar Muges, menegaskan bahwa Orientasi Politik merupakan bagian penting dari upaya membangun kader yang memahami ideologi, visi, misi, serta arah perjuangan PKB.
Karena itu, pelaksanaannya harus dirancang secara serius, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi penguatan partai hingga ke tingkat cabang.
“Orientasi Politik tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial atau sekadar memenuhi agenda organisasi. Ini harus menjadi ruang pembelajaran bagi seluruh pengurus untuk memperkuat pemahaman ideologi partai, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta meneguhkan komitmen dalam menjalankan amanah organisasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujar Albar Muges.
Menurutnya, penguatan kaderisasi merupakan kebutuhan mendasar bagi PKB PBD, terutama dalam mempersiapkan enam DPC menghadapi agenda organisasi dan politik ke depan.
Pengurus partai harus memiliki pemahaman yang sama mengenai garis perjuangan, disiplin organisasi, serta tanggung jawab politik dalam menjalankan tugasnya.
Albar menilai, keberhasilan Orientasi Politik sangat ditentukan oleh kesiapan materi, kualitas narasumber atau instruktur, serta keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh proses pembekalan.
Oleh karena itu, persiapan yang matang menjadi faktor penting agar pendidikan politik berjalan efektif dan tidak berhenti pada kegiatan formalitas.
Instruktur, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam menerjemahkan arah kebijakan dan perjuangan partai agar dapat dipahami serta dijalankan oleh para pengurus di tingkat cabang.
Dengan demikian, proses kaderisasi harus dilakukan secara sistematis, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Yang kita inginkan adalah lahirnya kader-kader PKB yang bukan hanya memahami struktur dan jabatan, tetapi juga memiliki integritas, loyalitas, kedisiplinan, serta kemampuan menjalankan fungsi politik secara bertanggung jawab. Kader harus memahami bahwa politik adalah jalan pengabdian dan sarana memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegasnya.
Bagi DPW PKB PBD, pelaksanaan Orientasi Politik bagi enam DPC merupakan momentum untuk memperkuat konsolidasi internal, menyatukan visi perjuangan, dan membangun soliditas kepengurusan di seluruh wilayah provinsi.
“Enam DPC PKB se-Papua Barat Daya harus memiliki semangat dan pemahaman perjuangan yang sama. Kita ingin organisasi ini semakin solid, kadernya semakin berkualitas, dan kehadiran PKB semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Besarnya partai bukan hanya diukur dari struktur yang terbentuk, tetapi juga dari kerja nyata dan pengabdian kader kepada rakyat,” ungkap Albar.
Melalui penguatan Orientasi Politik dan kaderisasi yang berkelanjutan, DPW PKB PBD berkomitmen membangun organisasi yang solid, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Langkah ini diharapkan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kader-kader PKB yang berintegritas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta siap menjalankan amanah perjuangan partai di Papua Barat Daya.
RLS












