Juri Terkesan “Semangat Gotong Royong” Warga Mimika Baru di Lomba Kebersihan HUT RI

Distrik Mimika Baru Juri Terkesan Gotong Royong Warga
Hari pertama aktivitas tim juri melakukan penilaian Lomba Kebersihan dalam rangka memperingati HUT ke 81 RI di Distrik Mimika Baru, Sabtu (8/8/2026) / Foto : NUEL

Koreri.com, Timika – Hari pertama penilaian Lomba Kebersihan dalam rangka memperingati HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Mimika Baru, Sabtu (8/8/2026), menghadirkan pemandangan yang membuat tim juri terkesan.

Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengatakan hal yang paling membanggakan bukan sekadar kemeriahan gapura atau hiasan lingkungan yang dibuat warga.

Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah munculnya semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Yang membuat juri terkesan hari ini ternyata bukan gapuranya. Yang membuat mereka bangga adalah melihat warga keluar dari rumah, bergotong royong membersihkan drainase, menata lingkungan, memilah sampah, hingga mengubah beberapa titik yang dulu kumuh menjadi spot yang indah dan membanggakan,” ujar Kadistrik Merlyn.

Ia menyebut, antusiasme warga dalam mengikuti lomba menunjukkan bahwa kegiatan tersebut mulai mendorong perubahan kebiasaan di tengah masyarakat.

Warga terlihat bersama-sama membersihkan drainase, menata lingkungan, menghias kampung, serta melakukan berbagai upaya untuk membuat kawasan tempat tinggal mereka menjadi lebih bersih dan nyaman.

Distrik Mimika Baru Juri Terkesan Gotong Royong Warga2
Pose bersama / Foto : NUEL

Bahkan, sejumlah tempat pembuangan sampah (TPS) yang sebelumnya terlihat kotor dan semrawut mulai disulap menjadi titik yang bersih, rapi, dan menarik untuk dijadikan spot foto.

Merlyn menilai kondisi tersebut menjadi tanda positif bahwa budaya menjaga lingkungan mulai tumbuh di tengah masyarakat Distrik Mimika Baru.

“Lomba ini bukan sekadar mencari RT terbaik. Lomba ini sedang mengubah kebiasaan ribuan warga,” katanya.

Menurutnya, suasana kebersamaan yang terlihat selama penilaian bahkan mengingatkan pada semangat gotong royong masyarakat saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Meski demikian, Merlyn mengakui masih terdapat sejumlah RT yang perlu melakukan pembenahan.

Namun, ia optimistis semangat yang telah ditunjukkan warga pada hari pertama dapat terus dipertahankan hingga seluruh rangkaian penilaian selesai.

“Budaya menjaga lingkungan mulai tumbuh di Distrik Mimika Baru. Perjalanan masih panjang, tetapi hari pertama memberi harapan besar,” tuturnya.

Merlyn pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh RT, kelurahan, kampung, aparat keamanan, tim juri, serta masyarakat yang telah ikut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih untuk seluruh warga. Ini bukan hanya tentang lomba, tetapi tentang bagaimana kita membangun kebiasaan untuk menjaga lingkungan bersama,” pungkasnya.

NUEL