Rutasouw Ajak Pemuda Maluku Berkarya, Berinovasi dan Berkontribusi Nyata

IMG 20261020 090502

Koreri.com, Ambon – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Julius M. Rutasouw, mengajak generasi muda menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026 sebagai momentum untuk berkarya, berinovasi, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Menurut Rutasouw, semangat Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Sebaliknya, nilai persatuan dan perjuangan pemuda harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat, keberanian menyampaikan aspirasi, serta keterlibatan aktif dalam pembangunan.

“Kaum muda harus mengambil bagian dalam pembangunan. Selain memiliki rasa patriotisme dan memegang nilai-nilai positif, kritik terhadap pemerintah juga harus disertai solusi,” ujar Rutasouw di Balai Kota Ambon, Selasa (27/10/2026).

Ia menegaskan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan masa depan Maluku.

Karena itu, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil bagian dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan melalui gagasan kreatif dan inovatif.

Rutasouw juga berharap perhatian terhadap kebutuhan serta pengembangan potensi generasi muda di Maluku terus ditingkatkan.

Dukungan tersebut penting agar anak muda memiliki ruang yang lebih luas untuk berkreasi, berorganisasi, mengembangkan kemampuan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa persatuan, patriotisme, dan tanggung jawab merupakan modal penting dalam membangun daerah.

Perbedaan pandangan, termasuk kritik terhadap kebijakan pemerintah, hendaknya disampaikan secara konstruktif dengan tetap mengedepankan solusi demi kepentingan bersama.

Ia berharap momentum Hari Sumpah Pemuda 2026 dapat mendorong generasi muda Maluku semakin aktif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik.

Rutasouw menekankan bahwa masa depan Maluku membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki semangat persatuan, tetapi juga keberanian untuk berbuat, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

JFL