Tiga Juara Festival Jukulele Sirimau 2026 Siap Wakili Kecamatan ke Tingkat Kota

3 Juara Festival Jukulele Sirimau 2026
Tiga Juara Festival Jukulele Sirimau 2026 yang siap mewakili kecamatan dalam lomba di tingkat kota / Foto : Ist

Koreri.com, Ambon – Festival Jukulele tingkat Kecamatan Sirimau Tahun 2026 berlangsung meriah di Gedung Teater, Taman Budaya, Karang Panjang, Ambon, Senin (10/8/2026).

Festival yang mengangkat jukulele sebagai salah satu alat musik khas Maluku ini diikuti tujuh peserta dan menjadi ruang bagi anak-anak serta generasi muda untuk menunjukkan bakat, kreativitas, sekaligus ikut melestarikan warisan musik daerah.
Penampilan para peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Ronny Loppies, Direktur Ambon Music Office (AMO), bersama Rentje Afons dan Detje Matulapelwa.

Setelah melalui proses perlombaan dan penilaian selama lebih dari satu jam, dewan juri menetapkan tiga peserta terbaik.

Nazaret, peserta nomor undian 2, berhasil meraih Juara I. Sementara Jukulele Eklesia Children, peserta nomor undian 6, meraih Juara II, dan Juksya, peserta nomor undian 7, menempati Juara III.

Ketiga peserta terbaik tersebut selanjutnya akan mewakili Kecamatan Sirimau pada Festival Jukulele tingkat Kota Ambon.

Ketua TP-PKK Kecamatan Sirimau, Amelia Waliulu, mengatakan Festival Jukulele yang digagas Tim Penggerak PKK Kota Ambon bersama Ambon Music Office (AMO) sejak 2023 bukan hanya bertujuan mencari pemenang.

Menurutnya, festival tersebut menjadi wadah untuk mengembangkan potensi dan kreativitas musik anak-anak serta generasi muda Kota Ambon.

“Ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi sebagai sarana untuk mengembangkan potensi kreativitas musik anak muda dan generasi Kota Ambon untuk terus berkarya, mengembangkan karakter positif serta mendukung aspek kognitif dan motorik anak-anak, sekaligus memperkuat identitas Ambon sebagai Kota Musik Dunia,” ujar Amelia.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan bermusik di Kota Ambon dan menjadi bagian dari upaya menjaga musik sebagai warisan budaya bagi generasi penerus.

Amelia juga mengingatkan para peserta agar tetap menanamkan nilai-nilai positif dan menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.

Menurutnya, menang dan kalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah kompetisi.

Hal yang lebih penting adalah bagaimana generasi muda tetap mencintai dan menjaga identitas budaya serta musik dalam kehidupan masyarakat Ambon.

“Menang dan kalah itu hal biasa, yang penting kita semua tetap melestarikan identitas budaya dan jati diri musik dalam kehidupan orang Ambon,” katanya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan generasi Ambon yang berkualitas dan kreatif melalui ruang-ruang seni dan budaya.

“Mari kita gandeng tangan mewujudkan generasi Ambon yang berkualitas dan kreatif dalam menjaga dan mengembangkan Ambon City of Music secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Festival Jukulele Sirimau 2026 menjadi salah satu langkah nyata dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya.

Dari panggung jukulele, bakat-bakat baru diharapkan terus tumbuh, sementara musik dan budaya Maluku tetap hidup serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

JFL