Koreri.com, Timika – Sebanyak 82 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Papua Tengah berdasarkan pembaruan peta titik panas BMKG pada Minggu (27/9/2026) pukul 21.00 WIT.
Dari jumlah tersebut, titik panas terbanyak terdeteksi di Kabupaten Nabire sebanyak 37 titik, disusul Dogiyai 30 titik, Paniai 11 titik, dan Puncak 4 titik.
Sementara itu, Kabupaten Mimika tidak terdeteksi titik panas dalam pembaruan data tersebut.
Meski demikian, data hotspot tersebut belum dapat dijadikan kepastian mengenai sumber asap yang dalam beberapa hari terakhir dirasakan dan terlihat di sejumlah wilayah Timika.
Pembaruan titik panas merupakan hasil pemantauan pada waktu tertentu. Karena itu, keberadaan atau tidak adanya hotspot di suatu wilayah tidak serta-merta memastikan asal maupun pergerakan asap yang dirasakan masyarakat.
Pemerintah masih melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai sebaran dan kondisi asap di wilayah Mimika.
Masyarakat diimbau tetap waspada sambil menunggu pembaruan informasi resmi. Jika kondisi asap terasa pekat, warga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan yang berpotensi memperburuk kualitas udara.
Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.
Apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang semakin berat, masyarakat diimbau segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Pemantauan tetap dilakukan, sementara masyarakat diminta tidak panik namun tetap waspada terhadap kondisi udara di lingkungannya.
NUEL












