Ke FK-KBIHU Mimika, Pemkab Tekankan Perkuat Pembinaan-Pelayanan Jamaah Haji

Pelantikan DPD FK KBIHU Mimika 2026 2031 2
Momen pelantikan Kepengurusan FK-KBIHU Mimika 2026-2031, Selasa (29/9/2026) / Foto : NUEL

Koreri.com, TIMIKA – Dewan Pengurus Daerah Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (DPD FK-KBIHU) Kabupaten Mimika masa bakti 2026-2031 resmi dilantik, Selasa (29/9/2026).

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Emeneme Yauware, Timika tersebut dirangkaikan dengan Manasik Akbar Jamaah Haji 1448 H/2027 M.

Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau, S.Pd., mengatakan pelantikan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen dan sinergi dalam memberikan pembinaan, pendampingan serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya jamaah haji dan umrah.

“Pelantikan pengurus DPD FK-KBIHU Kabupaten Mimika masa bakti 2026-2031 hendaknya menjadi awal dari sebuah tanggung jawab dan pengabdian yang lebih besar,” kata Fransiskus.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika memandang penyelenggaraan ibadah haji sebagai bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat.

Ibadah haji, kata dia, bukan hanya perjalanan fisik dari tanah air menuju tanah suci, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, spiritual, fisik, pengetahuan, administrasi dan sosial.

Karena itu, keberadaan FK-KBIHU dinilai memiliki peran strategis dalam membantu calon jamaah mempersiapkan diri secara matang sebelum melaksanakan ibadah haji maupun umrah.

Fransiskus berharap kepengurusan baru FK-KBIHU Mimika mampu menjalankan pembinaan secara terarah, terukur dan berkesinambungan.

Jamaah tidak hanya perlu memahami tata cara pelaksanaan ibadah, tetapi juga harus dibekali nilai kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, toleransi, kemandirian dan ketulusan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

Ia meminta pengurus yang baru dilantik menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, integritas dan tanggung jawab.

Selain itu, FK-KBIHU didorong membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Mimika, Kementerian Agama, penyelenggara ibadah haji, pembimbing, tokoh agama serta seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pelayanan jamaah.

“FK-KBIHU diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi yang mampu menyatukan berbagai potensi dan pengalaman para pembimbing haji dan umrah di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fransiskus juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan Manasik Akbar Jamaah Haji 1448 H/2027 M.

Ia menegaskan, manasik merupakan bagian penting dalam mempersiapkan calon jamaah sebelum keberangkatan ke tanah suci.

Melalui manasik, jamaah diharapkan memahami seluruh rangkaian ibadah haji, mulai dari persiapan keberangkatan, tata cara ihram, thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, melontar jumrah hingga tahapan lainnya sesuai tuntunan syariat.

Namun, manasik tidak hanya menyangkut pemahaman tata cara ibadah. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kesiapan mental dan emosional calon jamaah.

“Saya mengajak seluruh calon jamaah haji untuk mengikuti setiap materi manasik dengan sungguh-sungguh. Jangan ragu untuk bertanya kepada para pembimbing apabila terdapat hal-hal yang belum dipahami,” pesannya.

Fransiskus juga mengingatkan calon jamaah untuk menjaga kesehatan, memperbanyak ibadah, memperkuat kesabaran, menjaga kekompakan serta mengikuti arahan para pembimbing dan petugas haji.

Selama berada di tanah suci, jamaah diminta menjaga sikap dan perilaku serta nama baik keluarga, Kabupaten Mimika dan Indonesia dengan menunjukkan akhlak yang baik dan saling menghormati.

“Saya juga mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mendoakan Kabupaten Mimika agar selalu diberikan kedamaian, keamanan, persatuan dan kemajuan,” katanya.

Lebih lanjut, Fransiskus menegaskan pelayanan ibadah haji membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

Pemerintah, Kementerian Agama, FK-KBIHU, pembimbing, petugas haji, tokoh agama, keluarga jamaah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus memperkuat koordinasi.

“Jadikan pelayanan kepada jamaah sebagai tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan secara profesional dan penuh keikhlasan,” tegasnya.

Kepada pengurus DPD FK-KBIHU Kabupaten Mimika masa bakti 2026-2031, Fransiskus menyampaikan selamat menjalankan amanah.

Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi dalam pembinaan jamaah sekaligus memperkuat peran FK-KBIHU sebagai mitra strategis dalam pembinaan ibadah haji dan umrah di Kabupaten Mimika.

Sementara kepada calon jamaah haji 1448 H/2027 M, ia berpesan agar mempersiapkan diri sebaik mungkin, menjaga kesehatan, memperdalam pengetahuan tentang ibadah haji serta meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT.

“Semoga seluruh jamaah Kabupaten Mimika diberikan kemudahan sejak persiapan, perjalanan menuju tanah suci, selama melaksanakan seluruh rangkaian ibadah hingga kembali ke tanah air,” pungkasnya.

NUEL